← Semua panduan

Cara mencatat utang-piutang sama teman biar nggak berantakan

Uang yang dipinjam teman punya sifat aneh: kamu ingat jumlahnya, tapi lupa kapan, dan setelah tiga bulan tidak yakin sudah dibayar sebagian atau belum. Catatan yang benar menyelesaikan itu tanpa perlu berdebat.

MenengahUtang-piutang

Kenapa utang harus nyambung ke saldo

Ini kesalahan paling sering di aplikasi keuangan: utang-piutang dicatat di daftar terpisah yang tidak menggerakkan saldo.

Akibatnya begini. Kamu meminjamkan Rp200.000 ke teman. Uangnya benar-benar keluar dari dompetmu, tapi saldo di aplikasi tidak berubah karena cuma tercatat sebagai piutang. Sejak saat itu semua angkamu meleset Rp200.000, termasuk jatah harian.

Yang benar: meminjamkan uang adalah uang keluar, dan pelunasan adalah uang masuk. Satu peristiwa, satu catatan, saldo ikut bergerak.

Cara mencatat yang rapi

Empat hal yang perlu dicatat, dan cukup empat:

  • Siapa. Nama saja cukup.
  • Berapa. Nominal awal.
  • Arah. Kamu yang meminjamkan, atau kamu yang meminjam.
  • Dari dompet mana. Supaya saldonya benar.

Saat dibayar, tandai pelunasannya. Kalau dibayar sebagian, catat sebagian, sisanya tetap jalan. Jangan menghapus catatan lamanya lalu membuat yang baru, karena riwayatnya jadi hilang.

Kebiasaan kecil yang menyelamatkan

Catat saat uangnya berpindah, bukan nanti. Tiga hari kemudian kamu masih ingat jumlahnya, tapi sudah lupa tanggalnya, dan tanggal itulah yang nanti jadi bahan salah paham.

Menagih tanpa bikin canggung

Menagih terasa canggung karena terdengar seperti menuduh. Cara paling aman adalah menagih dengan fakta, bukan perasaan: sebutkan nominal dan tanggalnya, tanpa penilaian.

Punya catatan membuat ini jauh lebih gampang, karena kamu tidak sedang mengandalkan ingatan. Kalimatnya bisa sesederhana menyebut jumlah dan kapan dipinjam, lalu bertanya kapan enaknya dibayar.

Dan kalau ternyata sudah dibayar dan kamu lupa mencatat, catatan itu juga yang menyelamatkanmu dari menagih dua kali.

Jangan campur dengan kekayaan bersih

Uang yang kamu pinjam dari orang lain memang menambah saldo dompetmu, tapi itu bukan kekayaanmu. Uang itu harus dikembalikan.

Jadi pisahkan dua hal ini:

  • Saldo dompet: uang yang sedang kamu pegang, termasuk pinjaman.
  • Kekayaan bersih: saldo ditambah piutang, dikurangi utang.

Kalau keduanya dicampur, kamu bisa merasa punya uang lebih banyak dari kenyataan, tepat di saat kamu justru sedang berutang.

Pertanyaan yang sering muncul

Teman pinjam tapi nggak jelas kapan bayar, dicatat juga?

Tetap dicatat. Justru yang tidak jelas tanggalnya paling butuh catatan, karena itu yang paling gampang terlupa.

Kalau bayarnya dicicil?

Catat tiap cicilan sebagai pembayaran sebagian. Sisanya akan berkurang sendiri, dan kamu tetap punya riwayat lengkapnya.

Patungan makan termasuk piutang?

Kalau kamu yang menalangi dan akan diganti, ya. Kalau nilainya kecil dan memang tidak diharapkan kembali, catat saja sebagai pengeluaran biasa supaya daftarnya tidak penuh.

Coba langsung, gratis

Semua yang dijelaskan di panduan ini sudah jadi bawaan Sisih. Masuk 10 detik pakai Google, gratis selamanya.

Buka Sisih