๐งฎ Untung
Susun resep sekali, biar modal per menu dan foodcost terhitung sendiri.
Omzet besar belum tentu untung. Yang menentukan kafe bertahan adalah modal per gelas โ dan itu bisa dihitung otomatis kalau resepnya rapi.
HPP (harga pokok penjualan) adalah biaya bahan untuk satu porsi: biji kopi, susu, gula aren, es, cup, sedotan. Foodcost = HPP รท harga jual. Kopi susu dengan HPP Rp7.000 dan harga jual Rp20.000 berarti foodcost 35%. Di Sisih, foodcost ditandai sehat bila โค35% dan waspada bila โค45%.
Catat bahan baku beserta harganya, lalu susun resep tiap menu. HPP terhitung sendiri dan mengikuti harga beli terakhir dari barang yang diterima โ jadi saat harga susu naik, HPP dan foodcost ikut bergerak tanpa kamu hitung ulang.
Bikin sirup gula aren sendiri? Buat sebagai Resep dasar sekali, lalu pakai sebagai bahan di banyak menu. HPP-nya ikut terhitung di setiap menu yang memakainya.
Mulai paket Growth, stok dihitung dari barang masuk lewat PO dikurangi bahan yang terpakai resep menu yang terjual. Nomor PO dibuat otomatis, dan barang yang menipis diberi tanda.
Laba bersih = penjualan bersih โ HPP โ pengeluaran โ biaya QRIS. Selama sebagian menu belum punya resep, angkanya ditandai “perkiraan”. Lihat juga artikel foodcost untuk rumusnya.
Detail di Tanya jawab kafe nomor 20, 21, dan 49.