Banyak pemilik usaha baru sadar ada selisih waktu tutup kasir: barang berkurang, uang tidak sesuai. Biasanya penyebabnya bukan satu orang, tapi tidak adanya jejak.
3 sumber selisih paling umum
- Transaksi tidak tercatat. Pesanan ramai, kasir catat di kertas, lupa dimasukkan.
- Diskon & gratisan tanpa catatan. Teman datang, dikasih diskon, tidak ada bukti.
- Koreksi diam-diam. Transaksi diedit setelah lunas, tidak ada yang tahu.
Cara menutupnya
- Satu pintu transaksi. Semua penjualan lewat kasir, bukan kertas.
- Kasir punya identitas. Di Sisih tiap kasir pakai PIN 4 angka, namanya tercatat di tiap struk.
- Batalan harus beralasan. Transaksi lunas tidak bisa diedit diam-diam โ harus void dengan alasan, tercatat siapa yang melakukan.
- Cocokkan tiap hari, bukan tiap bulan. Selisih kecil gampang dilacak; selisih sebulan hampir mustahil.
Intinya: bukan soal curiga, tapi soal punya catatan.